
Mengapa Sebagian Besar Pemanas Kamar Mandi Rusak
Jika Anda pernah mengalami situasi di mana pemanas kamar mandi Anda berhenti bekerja secara tiba-tiba, kemungkinan besar bukan komponen pemanasnya yang rusak. Biasanya, masalahnya berasal dari bagian yang jauh lebih kecil namun sangat mengganggu, yaitu sambungan kabelnya.
Bayangkanlah tempat tinggal komponen-komponen ini. Mereka berada di ruangan yang penuh dengan uap panas, lalu menghasilkan panas yang intens, setelah itu dingin lagi. Proses ini berulang-ulang.
Masalah dengan bahan pelindung “murah”
Banyak produsen hanya menggunakan silikon atau lem biasa untuk menutup celah antara tabung kuarsa dan kabelnya. Hal ini mungkin tampak baik selama seminggu. Namun, bahan-bahan tersebut tidak mampu bertahan menghadapi proses pemuaian dan penyusutan yang terus-menerus. Akibatnya, bahan tersebut retak. Setelah itu, kelembapan dan oksigen akan masuk ke dalam sambungan tersebut, sehingga menyebabkan kerusakan pada sambungan tersebut. Akhirnya, pemanas tersebut menjadi tidak berfungsi.
Kami menggunakan bahan pelindung berbahan seramik-polimer yang dirancang khusus untuk menahan panas yang tinggi. Kami membersihkan permukaan tabung kuarsa, lalu menerapkan bahan pelindung tersebut, dan mematirkannya di bawah tekanan tertentu. Dengan cara ini, sambungan menjadi lebih kuat dan kedap udara, sehingga kelembapan tidak dapat masuk.
Kabel juga penting
Kebanyakan orang tidak memperhatikan jenis kabel yang digunakan, padahal hal ini sangat penting. Kabel tembaga biasa mudah teroksidasi di bagian yang bersentuhan dengan bahan pelindung tersebut. Kami menggunakan kabel tembaga yang dilapisi nikel atau perak. Hal ini mencegah kabel menjadi rapuh. Mengapa hal ini penting? Karena jika kabel menjadi rapuh, sedikit saja getaran saat pemasangan bisa merusak sambungan tersebut.
Peringatan singkat
Ada satu hal yang perlu diperhatikan. Karena bahan pelindungnya sangat kuat, kabelnya pun menjadi lebih kaku. Anda tidak boleh membengkokkan kabel tersebut pada sudut 90 derajat saat pemasangan. Jika desain rangka pemanas memaksa kabel untuk tertekan di area sambungan, maka tekanan yang diberikan akan terlalu besar, sehingga tabung kuarsa bisa retak. Tinggalkan sedikit ruang di ujung kabel agar tabung kuarsa tidak retak.
Pada akhirnya, tujuan kita bukanlah agar pemanas tersebut terlihat cantik, melainkan agar pemanas tersebut tetap berfungsi dengan baik, bahkan setelah enam bulan ke depan.